Whatsapp : 089672325727
maestrojerseyindo@gmail.com

Bahan Jersey Sepeda: Waspada T-Shirt Katun untuk Bersepeda!

HP : 08967 232 5727 , Tempat Bikin Jersey Keren Berkualitas Dan Terpercaya

Bahan Jersey Sepeda: Waspada T-Shirt Katun untuk Bersepeda!

Pakai kaos alias t-shirt, atau baju dengan bahan jersey sepeda? Anda barangkali masih sering bertanya-tanya mana yang perlu Anda pilih untuk kenakan saat bersepeda. Anda mungkin merasa tidak perlu mengenakan jersey sepeda karena Anda hanya bersepeda dalam jarak pendek saja setiap harinya, hanya sekitar 30 sampai 60 menit.

Hanya saja, tahukah Anda bahwa terlepas dari seberapa singkat atau seberapa dekat Anda bersepeda, jersey selalu jadi pilihan yang tepat untuk dikenakan? Ada banyak alasan yang menjawab hal tersebut, dan salah satunya adalah bahan jersey sepeda yang bukan terbuat dari katun seperti yang digunakan oleh t-shirt pilihan Anda.

desain dengan motif kaos sepeda merah putih

desain dengan motif kaos sepeda merah putih

Untuk lebih jelasnya, simak 4 alasan mengapa t-shirt atau kaos katun hanya perlu Anda kenakan untuk bersantai atau beraktivitas, dan bukannya untuk bersepeda dalam ulasan berikut ini, yuk!

T-Shirt Katun Bukan untuk Bersepeda, Alasannya?

1. Keringat.

Ketika Anda bersepeda, Anda berkeringat, kan? Dan jika Anda bersepeda dan berkeringat ketika Anda mengenakan kaos katun, Anda akan berkeringat banyak. Berbeda dari bahan kain jersey sepeda yang terbuat dari material sintetis seperti polyester, bahan kaos oblong tidak mengandung material yang bisa “bernapas” – kalaupun ada, kandungannya juga hanya sedikit.

Baca Juga :

Ingin Buat Jersey Sepeda untuk Pertama Kalinya? Simak Tips Ini Dulu, Yuk!

Sementara itu, jersey sepeda dibuat dari moisture-wicking technical fabric, alias kain yang bisa menyingkirkan kelembapan, termasuk keringat. Polyester biasanya adalah jenis kain yang paling banyak ditemukan di beragam varian jersey sepeda, dengan serat-serat yang didesain untuk membantu “menarik” kelembapan dari kulit. Dengan begitu, tubuh Anda tidak akan merasa basah maupun dingin, serta tidak kegerahan selama bersepeda.

2. Kantong atau Saku.

Selama bersepeda, Anda pasti tidak sekadar membawa diri dan sepeda Anda, kan? Ada berbagai benda penting yang perlu Anda bawa juga, seperti snack bar, kartu asuransi, HP, atau benda-benda penting lainnya. Nah, di mana barang-barang tersebut disimpan dengan aman selama Anda menggowes? Jawabannya adalah saku jersey Anda.

Jersey sepeda biasan ya didesain dengan tiga saku belakang, di mana Anda bisa memasukkan sebagian besar barang yang dibutuhkan untuk sepeda jarak jauh. Oke, kaos oblong yang  Anda kenakan bisa jadi punya saku depan di bagian dada, tapi seberapa aman saku tersebut dalam menyimpan barang? Dan seberapa banyak kapasitasnya?

Komunitas Sepeda Dengan Jersey Sepeda Seragam

3. Desain Jersey yang Cool.

Selain cool dalam artian jersey yang sejuk karena bahan jersey sepeda yang digunakan, jersey sepeda juga cool dalam artian penampilan atau desain yang keren. Baik ketika dikenakan dengan rapat, dengan ritsleting yang ditarik sampai ke atas, atau ritsleting dibuka sesuai dengan kebutuhan ventilasi bagi tubuh, mengenakan jersey sepeda akan membuat Anda terlihat makin keren, seperti para pesepeda pro lainnya.

Sementara itu, jika Anda mengenakan kaos oblong untuk bersepeda, penampilan Anda justru akan terlihat cukup aneh atau konyol. Apalagi jika Anda sudah bersepeda cukup lama dan berkeringat banyak, yang membuat kaos Anda terlihat sangat basah dan lusuh. Hasilnya, penampilan Anda yang bersimbah keringat justru nampak kucel.

4. Kesopanan.

Ketika Anda mengenakan jersey sepeda, Anda juga akan memasangkannya dengan celana sepeda, yang juga secara khusus didesain untuk menutupi tubuh Anda dengan semestinya. Apalagi dengan mempertimbangkan fakta bahwa posisi tubuh Anda membungkuk di atas handlebar, kecuali jika Anda memang menggunakan sepeda santai di mana posisi tubuh Anda memang selalu cenderung tegak selama menggowes sepeda.

Salah satu risiko yang terlihat sepele tapi cukup mengganggu adalah pose atau posisi tubuh membungkuk di atas handlebar selama bersepeda, yang bisa membuat sedikit dari bagian bawah tubuh nampak dan mengintip, yaitu area di antara pantat dengan pinggang. Risiko ini bisa dihindari dengan mengenakan jersey sepeda, yang secara khusus didesain dengan bagian belakang yang lebih panjang. Dengan begitu, jersey sepeda bisa menutupi seluruh bagian torso dengan baik.

Kalau begitu, Anda pasti sudah bisa menyimpulkan bahwa terlepas dari kondisinya, jersey sepeda adalah pilihan yang paling tepat untuk dikenakan. Hanya saja, apa saja jenis bahan atau kain untuk jersey sepeda, dan apa bahan yang bagus yang perlu Anda pilih?

Bahan Jersey Sepeda Terbaik

Secara garis besar, bahan jersey sepeda terbaik bergantung pada karakteristik dan kebutuhan Anda saat bersepeda, serta faktor cuaca. Untuk lebih jelasnya, simak uraian tentang beberapa nama bahan jersey sepeda yang populer berikut ini.

1. Bahan Jersey Sepeda dari Polyester.

Polyester adalah serat sintetis yang saat ini merupakan pilihan kain untuk jersey sepeda yang paling populer.

Kelebihan polyester.

  • Bagus dalam “membuang” keringat dari tubuh dan kain agar tidak membuat tubuh terus-terusan basah atau lembap, dan agar kulit tetap kering selama bersepeda.
  • Mampu menjaga tubuh terasa sejuk di hari yang panas.
  • Banyak varian polyester yang juga tahan sinar UV.
  • Sangat tahan lama, dan bisa dicuci sesering yang diinginkan tanpa khawatir warna luntur.
  • Tidak menahan kelembapan maupun jamur.
  • Harga yang cenderung lebih terjangkau dibandingkan bahan lainnya.
  • Cocok untuk cuaca panas atau hangat.

Kekurangan polyester.

  • Kain terasa “plastik” saat disentuh, namun bisa diatasi dengan mencuci menggunakan pelembut kain.
Drifit Milano : Bahan jersey sepeda dari polyester

Drifit Milano : Bahan jersey sepeda dari polyester

2. Nilon.

Nilon adalah jenis material sintetis untuk bahan jersey sepeda lainnya yang juga tak kalah populer, dan sangat dikenal karena kekuatan dan kelenturannya.

Kelebihan nilon.

  • Salah satu jenis kain sintetis paling kuat.
  • Lentur atau melar, yang bisa meningkatkan aerodinamika jersey karena pas dikenakan oleh tubuh.
  • Mampu “membuang”:keringat dari kain.
  • Dapat menahan warna dengan baik tanpa memudar.
  • Tahan jamur putih/kuning/abu-abu.
  • Tahan air dan angin.
  • Cocok dikenakan di segala jenis cuaca.

Kekurangan nilon.

  • Bercak karena jamur berwarna hitam bisa muncul dan sulit untuk dicuci.
  • Menyerap bau.
  • Dapat mengkerut jika tidak dirawat dengan baik.

3. Bahan Jersey Sepeda dari Merino wool.

Jenis kain untuk bahan jersey sepeda yang satu ini barangkali kurang familiar di pasar Tanah Air. Pasalnya, Merino wool adalah kain wol, yang paling cocok dikenakan saat cuaca dingin. Sementara itu, cuaca di Indonesia cenderung lebih hangat dan lembap, yang dikarenakan oleh letaknya di khatulistiwa sehingga beriklim tropis. Karena itu, penjelasan tentang kelebihan dan kekurangan Merino wool berikut ini lebih fokus pada penggunaan idealnya.

Kelebihan Merino wool.

  • Dapat menjaga tubuh lebih hangat dibandingkan bahan lainnya.
  • Merupakan jenis material yang paling tahan air.
  • Merupakan jenis kain yang paling baik dalam membuang keringat dan kelembapan yang ada di pasaran saat ini.
  • Tahan sinar UV.
  • Tidak menyerap bau.
  • Lembut saat disentuh.

Kekurangan Merino wool.

  • Harga kain yang sangat mahal.
  • Karakteristik kain yang cenderung hangat membuatnya bisa terasa terlalu gerah jika dikenakan untuk bersepeda di saat cuaca sedang hangat atau panas.

Nah, itulah panduan ringkas dalam memilih bahan jersey sepeda yang tepat untuk Anda. Jadi, masih yakin ingin terus-terusan bersepeda mengenakan kaos oblong katun Anda?

Jika Anda Ingin Membuat Jersey Sepeda, Kaos, Polo, Jaket, Hoodie Dsb yang Berkualitas Dengan Harga Terjangkau silahkan Hubungi  Kami di :

SMS / CALL / Whats App

089672325727

Kata terkait : bahan jersey sepeda terbaik, bahan jersey sepeda yang bagus, bahan kain jersey sepeda, nama bahan jersey sepeda, bahan jersey sepeda

 

Leave a Reply

Order Via Whatsapp
%d bloggers like this: